Bangli, 23–24 Juli 2026 – Tenaga Pendamping
Profesional (TPP) Kecamatan Bangli yang terdiri dari Pendamping Desa dan
Pendamping Lokal Desa (PLD) menunjukkan peran aktif dalam mendukung penguatan
tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) melalui kegiatan fasilitasi dan
On the Job Training (OJT) terkait klarifikasi pemeringkatan BUM Desa. Kegiatan
ini dilaksanakan di Desa Taman Bali dan Desa Bunutin dengan menyasar BUMDesa
Murti Sedana Asri dan BUMDesa Panca Sedana Sari.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan keakuratan data
pemeringkatan BUM Desa sekaligus meningkatkan pemahaman pengelola dalam
memenuhi indikator penilaian sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam
pelaksanaannya, TPP Kecamatan Bangli berperan sebagai fasilitator dan
pendamping teknis yang mengarahkan proses klarifikasi data, verifikasi dokumen,
serta memberikan penguatan kapasitas kepada pengelola BUM Desa.
Pendamping Desa bersama PLD memfasilitasi diskusi dan
pencermatan terhadap berbagai aspek penilaian pemeringkatan, mulai dari
kelembagaan, pengelolaan usaha, administrasi, hingga pelaporan kinerja BUM
Desa. Proses ini dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan pengelola BUM
Desa guna memastikan setiap indikator penilaian dipahami dan dapat dipenuhi
secara optimal.
Dari hasil kegiatan, ditemukan bahwa masih terdapat beberapa
data dan dokumen yang perlu disesuaikan dan dilengkapi agar sesuai dengan
kondisi riil serta indikator pemeringkatan. Menyikapi hal tersebut, TPP
Kecamatan Bangli secara aktif memberikan arahan dan pendampingan kepada
pengelola BUM Desa untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan data sebagai
dasar penilaian yang valid dan akurat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan BUMDesa Murti Sedana Asri
dan BUMDesa Panca Sedana Sari mampu meningkatkan kualitas pengelolaan dan
pencapaian kinerja, sehingga dapat memperoleh hasil pemeringkatan yang objektif
dan mencerminkan kondisi sebenarnya. TPP Kecamatan Bangli juga menegaskan
komitmennya untuk terus melakukan pendampingan berkelanjutan dalam rangka
memperkuat peran BUM Desa sebagai penggerak ekonomi desa.
#TPPBerdampak
Ayu Wantari

Tidak ada komentar:
Posting Komentar