TPP KECAMATAN BANGLI, Bangun Desa Bangun Indonesia,,,,,,Desa Terdepan Untuk Indonesia.

Selasa, 30 Juni 2026

Pendamping Desa Kecamatan Bangli Kawal Musdes Landih, Wujudkan Perencanaan RKP Desa 2027 yang Partisipatif dan Berbasis Data

Bangli, 30 Juni 2026 — Desa Landih, Kecamatan Bangli, melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Penyusunan RKP Desa Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP (DURKP) Tahun 2028 sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan desa yang terarah dan berkelanjutan. Kegiatan ini dihadiri oleh 53 peserta, terdiri dari 36 laki-laki dan 17 perempuan, yang berasal dari berbagai unsur, antara lain Perbekel, perangkat desa, BPD, LPM, Camat, Pendamping Desa, tokoh masyarakat, Bandesa Adat, kelompok masyarakat, kader, bidan desa, PLKB, penyuluh pertanian, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Musyawarah desa dibuka oleh pimpinan Musdes dari BPD, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Camat yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penyusunan perencanaan desa. Dalam kesempatan tersebut, Pendamping Desa Kecamatan Bangli mengambil peran strategis dengan memberikan penguatan terkait regulasi penyusunan RKP Desa, sekaligus mendorong penerapan perencanaan berbasis data.

Pendamping Desa menegaskan pentingnya pemanfaatan data SDGs Desa, Indeks Desa, hasil rembug stunting, profil desa, serta data pada sistem informasi desa seperti EpiSDesKel sebagai dasar dalam menentukan prioritas pembangunan. Hal ini bertujuan agar setiap program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat serta tepat sasaran.

Selanjutnya, Perbekel Desa Landih menyampaikan laporan realisasi APBDesa Semester Tahun 2026, termasuk kegiatan RKP Desa yang belum dapat terdanai pada tahun berjalan, serta melakukan pencermatan kembali terhadap RPJM Desa sebagai dokumen arah pembangunan jangka menengah desa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung dinamis, di mana berbagai aspirasi disampaikan oleh anggota BPD, tokoh masyarakat, serta peserta lainnya.

Melalui fasilitasi aktif Pendamping Desa Kecamatan Bangli, proses musyawarah berlangsung partisipatif, transparan, dan inklusif. Pendamping Desa tidak hanya memastikan kesesuaian dengan regulasi, tetapi juga berperan sebagai penghubung aspirasi masyarakat agar terakomodasi dalam dokumen perencanaan desa.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menghasilkan RKP Desa Tahun 2027 yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Pendamping Desa Kecamatan Bangli kembali menegaskan komitmen dalam mengawal pembangunan desa yang berbasis data, kolaboratif, dan berkelanjutan.

#TPPBerdampak

Ayu Wantari

 

Senin, 29 Juni 2026

MBG Menjangkau Desa Bunutin Kecamatan Bangli: Gizi Terpenuhi, Cegah Stunting, Masa Depan Terjamin



#TPPBerdampak

Ayu Wantari

 

TPP Kecamatan Bangli Kawal Musyawarah Desa Bunutin, Pastikan RKP Desa 2027 Berbasis Data dan SDGs Desa


Bangli, 29 Juli 2026 — Komitmen mewujudkan perencanaan pembangunan desa yang berkualitas kembali ditegaskan melalui Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan RKP Desa Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP (DURKP) Tahun 2028 di Desa Bunutin, Kecamatan Bangli. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur strategis, di antaranya BPD beserta anggota, Perbekel, perangkat desa, DPMD, Camat yang diwakili Kasi PM, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa (PLD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, KPM, kader posyandu, Bandesa Adat, serta tokoh dan kelompok masyarakat.

Musyawarah desa diawali dengan pembukaan dan sambutan dari BPD, Perbekel, serta perwakilan kecamatan dan DPMD yang menekankan pentingnya sinergi dalam perencanaan pembangunan desa. Dalam kesempatan tersebut, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Bangli yang terdiri dari Pendamping Desa (PD) dan PLD mengambil peran aktif dalam memberikan arahan teknis sekaligus memastikan proses musyawarah berjalan partisipatif, transparan, dan sesuai regulasi.

Pendamping Desa menyampaikan berbagai poin strategis sebagai dasar penyusunan RKP Desa, di antaranya rekomendasi SDGs Desa, pemanfaatan data Indeks Desa, evaluasi kegiatan RKP Desa tahun sebelumnya yang belum terlaksana pada tahun 2026, serta penyampaian realisasi APBDesa semester berjalan. Selain itu, TPP juga menguatkan pemahaman peserta terhadap regulasi yang menjadi acuan, seperti Permendesa Nomor 21 Tahun 2020, Permendagri Nomor 114 Tahun 2014, serta Permendesa Nomor 13 Tahun 2025.

Melalui peran fasilitasi yang aktif, TPP Kecamatan Bangli mampu menjembatani berbagai aspirasi masyarakat sekaligus mengarahkan agar usulan program yang disusun benar-benar berbasis kebutuhan riil dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga. Keterlibatan seluruh unsur desa dalam musyawarah ini menjadi cerminan kuatnya kolaborasi dalam mewujudkan perencanaan desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan pendampingan yang konsisten, diharapkan RKP Desa Bunutin Tahun 2027 dapat tersusun secara lebih terarah, berkualitas, dan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah maupun nasional. Peran TPP Kecamatan Bangli pun semakin menegaskan posisinya sebagai penggerak utama dalam mengawal pembangunan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

#TPPBerdampak

Ayu Wantari

 

Selasa, 23 Juni 2026

Pendamping Desa Kecamatan Bangli Ambil Peran Aktif Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 melalui Komitmen Bersama

Bangli, 24 Juni 2026 — Upaya menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 terus diperkuat melalui penandatanganan komitmen bersama yang digelar di Kabupaten Bangli. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur instansi pemerintah daerah, termasuk Pendamping Desa Kecamatan Bangli yang menunjukkan peran aktif dalam mendukung agenda strategis nasional tersebut.

Acara diawali dengan sambutan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangli yang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti prosesi penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan sensus. Kegiatan ditutup dengan sambutan Bupati Bangli yang mengajak seluruh elemen untuk berperan aktif dalam menyosialisasikan dan menyukseskan sensus ekonomi di wilayah masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, Pendamping Desa Kecamatan Bangli hadir tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjangkau masyarakat hingga tingkat desa. Dengan kedekatan dan intensitas pendampingan di desa, Pendamping Desa memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi serta meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Keterlibatan aktif Pendamping Desa menjadi bukti komitmen dalam mendukung pembangunan berbasis data yang akurat dan terpercaya. Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, BPS, dan Pendamping Desa, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata dalam perencanaan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya di wilayah pedesaan.

#TPPBerdampak

Ayu Wantari


 

TPP Kecamatan Bangli Ikuti Sosialisasi Penutupan Open Dumping, Dorong Gerakan 3R dan Pemilahan Sampah dari Desa

Bangli — Komitmen menuju pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan terus diperkuat melalui kegiatan sosialisasi penutupan praktik open dumping di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus penyampaian Surat Edaran Bupati terkait pengangkutan sampah residu ke TPA. Dalam kegiatan ini, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Bangli yang terdiri dari Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) turut hadir sebagai bagian dari upaya penguatan peran desa dalam transformasi pengelolaan sampah.

Sosialisasi menekankan pentingnya perubahan paradigma pengelolaan sampah, dari pola kumpul-angkut-buang menjadi pengelolaan berbasis sumber melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Selain itu, pemisahan dan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga menjadi fokus utama, guna mengurangi volume sampah residu yang dibuang ke TPA serta meningkatkan nilai guna sampah.

Dalam kegiatan ini, TPP Kecamatan Bangli berperan aktif menyerap informasi strategis sekaligus memperkuat kapasitas pendampingan kepada desa-desa binaan. Pendamping Desa dan PLD diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu mendorong kesadaran masyarakat, memfasilitasi pemerintah desa dalam menyusun kebijakan pengelolaan sampah, serta mengintegrasikan program 3R ke dalam perencanaan pembangunan desa.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan peran aktif TPP, desa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Keterlibatan Pendamping Desa Kecamatan Bangli menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada perubahan perilaku dan pelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

#TPPBerdampak

Ayu Wantari


 

TPP Kecamatan Bangli Fasilitasi Rembug Stunting Desa Bunutin, Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting dari Akar

 

Bangli, 23 Juni 2026 — Upaya percepatan penurunan stunting terus digencarkan melalui Rembug Stunting yang dilaksanakan di Desa Bunutin, Kecamatan Bangli. Kegiatan ini menghadirkan berbagai unsur penting desa, di antaranya Perbekel, BPD, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, bidan desa, KPM, PLKB, serta kader posyandu. Dalam forum tersebut, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Bangli yang terdiri dari Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) mengambil peran strategis sebagai fasilitator jalannya musyawarah.

Rembug stunting diawali dengan sambutan dari Perbekel dan BPD yang menegaskan komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting di desa. Selanjutnya, bidan desa dan KPM menyampaikan materi terkait kondisi terkini, faktor risiko, serta upaya intervensi yang telah dan akan dilakukan. Memasuki sesi diskusi, TPP Kecamatan Bangli secara aktif memfasilitasi dialog partisipatif, menggali permasalahan riil di lapangan sekaligus mendorong lahirnya solusi konkret yang dapat diimplementasikan bersama.

Melalui peran pendampingan yang adaptif dan kolaboratif, TPP memastikan setiap unsur yang terlibat memiliki ruang untuk berkontribusi, serta menjaga agar hasil rembug terarah, berbasis data, dan menyasar kelompok sasaran prioritas. Pendamping Desa dan PLD juga mendorong integrasi hasil rembug ke dalam perencanaan dan penganggaran desa, sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan berkelanjutan dan berdampak nyata.

Kegiatan ini menjadi cerminan kuatnya sinergi lintas sektor di tingkat desa dalam menghadapi isu stunting. Kehadiran TPP Kecamatan Bangli tidak hanya sebagai pendamping administratif, tetapi juga sebagai penggerak kolaborasi dan penguat kapasitas desa dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju desa yang maju dan sejahtera.

#TPPBerdampak

Ayu Wantari


Jumat, 19 Juni 2026

Pendamping Desa Kecamatan Bangli Kawal Penetapan SDGs Desa Landih, Perkuat Fondasi RKP Desa 2027

Bangli, 19 Juni 2026 — Komitmen mewujudkan pembangunan desa yang terarah dan berkelanjutan kembali ditegaskan melalui Musyawarah Desa Penetapan SDGs Desa di Desa Landih, Kecamatan Bangli. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan penyusunan RKP Desa Tahun 2027, dengan melibatkan unsur BPD, Perbekel, perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Kehadiran Pendamping Desa Kecamatan Bangli menjadi kunci dalam memastikan proses berjalan partisipatif, sistematis, dan berbasis data.

 

Dalam forum musyawarah tersebut, Pendamping Desa berperan aktif memfasilitasi proses penetapan prioritas SDGs Desa yang selaras dengan kondisi riil dan kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan berbasis data desa, diskusi difokuskan pada isu-isu strategis seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas layanan dasar, serta penguatan ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat desa.

 

Pendamping Desa Kecamatan Bangli juga memberikan penguatan kepada pemerintah desa terkait pentingnya integrasi SDGs Desa ke dalam dokumen perencanaan, khususnya RKP Desa 2027, agar setiap program dan kegiatan yang dirancang memiliki arah yang jelas, terukur, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Melalui pendampingan yang konsisten dan kolaboratif, diharapkan Desa Landih mampu menyusun perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Peran aktif Pendamping Desa dalam proses ini menjadi wujud nyata komitmen dalam mengawal pembangunan desa yang adaptif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

 

#TPPBerdampak

Ayu Wantari

Pendamping Desa Kecamatan Bangli Fasilitasi Kolaborasi BUMDesa–BUPDA, Hadirkan Solusi Air Bersih untuk Warga Landih


Bangli, 19 Juni 2026 — Upaya peningkatan layanan dasar masyarakat kembali diperkuat melalui Musyawarah Desa Kerja Sama yang digelar di Desa Landih, Kecamatan Bangli. Dalam forum strategis ini, Pendamping Desa Kecamatan Bangli tampil sebagai fasilitator utama yang mengawal terjalinnya kolaborasi antara BUMDesa dan Badan Usaha Padruen Desa Adat (BUPDA) dalam pengelolaan air bersih bagi masyarakat Banjar Dinas Langkan.

 

Kegiatan yang dihadiri oleh BPD, Perbekel, Bandesa Adat, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta unsur Pendamping Desa ini menjadi ruang musyawarah partisipatif untuk merumuskan skema kerja sama yang adil, transparan, dan berkelanjutan. Pendamping Desa berperan aktif dalam memfasilitasi diskusi, menjembatani kepentingan desa dinas dan desa adat, serta memastikan kesepakatan yang dihasilkan berpihak pada kebutuhan masyarakat luas.

 

Melalui pendampingan yang intensif, Pendamping Desa Kecamatan Bangli mendorong optimalisasi potensi lokal melalui sinergi kelembagaan desa. Kerja sama BUMDesa dan BUPDA ini tidak hanya menjadi solusi konkret atas kebutuhan air bersih, tetapi juga membuka peluang penguatan ekonomi desa berbasis aset dan kearifan lokal.

 

Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat tata kelola pelayanan publik di desa. Kehadiran Pendamping Desa sebagai fasilitator menunjukkan komitmen nyata dalam memastikan setiap proses pembangunan desa berjalan inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

 

#TPPBerdampak

Ayu Wantari

Rabu, 10 Juni 2026

Pendamping Desa Kecamatan Bangli Perkuat Sinergi Rembug Stunting di Desa Landih, Dorong Aksi Nyata Cegah Stunting

Bangli, 11 Juni 2026 — Komitmen percepatan penurunan stunting terus diperkuat melalui forum Rembug Stunting yang digelar di Desa Landih, Kecamatan Bangli, pada Kamis (11/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai unsur penting desa, mulai dari Perbekel, perangkat desa (Sekdes dan kepala dusun), bidan desa, Ketua TP PKK Desa Landih, kader posyandu, serta Pendamping Desa Kecamatan Bangli yang mengambil peran strategis dalam mengawal jalannya diskusi dan perumusan langkah tindak lanjut.

 

Dalam forum tersebut, Pendamping Desa Kecamatan Bangli aktif memfasilitasi proses evaluasi program pencegahan dan penurunan stunting, sekaligus memastikan pembahasan berjalan partisipatif, terarah, dan berbasis data. Berbagai capaian dan tantangan di lapangan diulas secara terbuka, termasuk penguatan peran kader, optimalisasi layanan posyandu, serta pentingnya intervensi spesifik dan sensitif yang menyasar keluarga berisiko stunting.

 

Pendamping Desa juga mendorong sinergi lintas sektor di tingkat desa agar upaya percepatan penurunan stunting tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dalam perencanaan dan penganggaran desa. Melalui rembug ini, diharapkan lahir komitmen bersama serta rencana aksi yang lebih konkret, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Pendamping Desa tidak hanya sebatas fungsi administratif, tetapi juga sebagai motor penggerak kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan desa yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

 

#TPPBerdampak

Ayu Wantari


 

Senin, 08 Juni 2026

Pendamping Desa Kecamatan Bangli Perkuat Tata Kelola BUM Desa Mertha Bhuana melalui Pendampingan Administrasi Keuangan

Kayubihi, 8 Juni 2026 — Upaya penguatan tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) terus dilakukan secara berkelanjutan oleh Pendamping Desa Kecamatan Bangli. Kali ini, pendampingan difokuskan pada aspek administrasi laporan keuangan BUM Desa Mertha Bhuana yang berlokasi di Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.

 

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUM Desa dalam menyusun laporan keuangan yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pendamping Desa Kecamatan Bangli hadir secara aktif memberikan arahan teknis, asistensi penyusunan laporan, serta memastikan tertib administrasi keuangan sebagai fondasi utama dalam pengelolaan usaha desa yang profesional.

 

Peran strategis Pendamping Desa dalam kegiatan ini tidak hanya sebatas fasilitator, tetapi juga sebagai mitra pemberdayaan yang mendorong peningkatan kualitas kelembagaan ekonomi desa. Melalui pendampingan ini, diharapkan BUM Desa Mertha Bhuana mampu meningkatkan kinerja usaha, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia dalam mendorong BUM Desa sebagai pilar ekonomi desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

#TPPBerdampak

Ayu Wantari


 

Minggu, 07 Juni 2026

PKTD Desa Kayubihi Bangli Tuntaskan Pembersihan Jalan Usaha Tani Terdampak Longsor, Wujud Nyata Padat Karya Dana Desa 2026

 

Bangli, 8 Juni 2026 — Pemerintah Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, terus menunjukkan komitmennya dalam percepatan pemulihan infrastruktur desa sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui program Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Bertempat di Banjar Dinas Bangklet, kegiatan pembersihan jalan usaha tani yang terdampak longsor telah sukses dilaksanakan selama periode 28 Mei hingga 6 Juni 2026 dengan memanfaatkan Dana Desa Tahun 2026.

Kegiatan ini melibatkan 13 tenaga kerja lokal yang terdiri dari 4 laki-laki dan 9 perempuan, termasuk partisipasi aktif 3 Kepala Keluarga (KK) miskin sebagai bentuk afirmasi kebijakan pro-rakyat. Melalui skema PKTD, desa tidak hanya memulihkan akses vital bagi petani, tetapi juga membuka kesempatan kerja sementara yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat.

Pembersihan jalan usaha tani ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian serta memperkuat ketahanan ekonomi desa pasca bencana longsor. Semangat gotong royong yang tercermin dalam kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia dalam mengoptimalkan Dana Desa untuk pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan sebagai instrumen efektif dalam mempercepat pemulihan desa sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.

#TPPBerdampak

Ayu Wantari


Kamis, 04 Juni 2026

TPP Kecamatan Bangli Kawal Musyawarah Desa, Pastikan Perencanaan RKP Desa 2027 dan DURKP 2028 Partisipatif dan Tepat Sasaran


Bangli, 5 Juni 2026 — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Bangli yang terdiri dari Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mengawal tata kelola pembangunan desa melalui kegiatan monitoring pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) perencanaan penyusunan RKP Desa Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP (DURKP) Tahun 2028. Kegiatan yang dihadiri oleh 58 peserta ini melibatkan berbagai unsur penting, mulai dari Dinas Sosial, Bappeda, Camat Bangli, Puskesmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, kader, hingga perwakilan keluarga miskin, sebagai wujud nyata pendekatan partisipatif dan inklusif dalam perencanaan pembangunan.

 

Dalam pelaksanaannya, TPP Kecamatan Bangli berperan aktif memastikan proses musyawarah berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Pendamping Desa dan PLD tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan fasilitasi teknis serta penguatan kapasitas kepada pemerintah desa agar mampu menyusun dokumen perencanaan yang berkualitas dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah maupun nasional.

 

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, TPP Kecamatan Bangli mendorong lahirnya perencanaan desa yang berbasis data, aspiratif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan riil warga desa, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.


#TPPBerdampak

Ayu Wantari


 

TPP Kecamatan Bangli Perkuat Penyusunan RKP Desa Bunutin 2027 melalui OJT Berbasis Regulasi

Bangli, 9 Juli 2026, Upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan desa terus diperkuat melalui kegiatan On the Job Training (OJT) yan...