Bangli,
19 Juni 2026 — Komitmen mewujudkan pembangunan desa yang terarah dan
berkelanjutan kembali ditegaskan melalui Musyawarah Desa Penetapan SDGs Desa di
Desa Landih, Kecamatan Bangli. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam
mempersiapkan penyusunan RKP Desa Tahun 2027, dengan melibatkan unsur BPD,
Perbekel, perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Kehadiran Pendamping Desa
Kecamatan Bangli menjadi kunci dalam memastikan proses berjalan partisipatif,
sistematis, dan berbasis data.
Dalam forum musyawarah tersebut, Pendamping Desa
berperan aktif memfasilitasi proses penetapan prioritas SDGs Desa yang selaras
dengan kondisi riil dan kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan berbasis data
desa, diskusi difokuskan pada isu-isu strategis seperti pengentasan kemiskinan,
peningkatan kualitas layanan dasar, serta penguatan ketahanan ekonomi dan
sosial masyarakat desa.
Pendamping Desa Kecamatan Bangli juga memberikan
penguatan kepada pemerintah desa terkait pentingnya integrasi SDGs Desa ke
dalam dokumen perencanaan, khususnya RKP Desa 2027, agar setiap program dan
kegiatan yang dirancang memiliki arah yang jelas, terukur, dan berdampak
langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui
pendampingan yang konsisten dan kolaboratif, diharapkan Desa Landih mampu
menyusun perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas, inklusif, dan
berkelanjutan. Peran aktif Pendamping Desa dalam proses ini menjadi wujud nyata
komitmen dalam mengawal pembangunan desa yang adaptif, transparan, dan berpihak
pada kepentingan masyarakat.
#TPPBerdampak
Ayu
Wantari

Rahayu
BalasHapus